Warga Tak Mampu Butuh Bantuan Hukum, Zaenudin SH Siap Membantu

SINGKAP NEWS | BEKASI – Pengacara muda Zaenudin SH (35) putra asli Desa Jayasakti Kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi bergelar Officium Nobile Lawyer, Pengacara, Advokat dan konsultan hukum Lulusan Fakultas Hukum di Jakarta Selatan tergabung dalam anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) yang siap membantu dalam bantuan hukum warga yang tidak mampu.

Menurut bang Zen, dikantor Hukum BGS Lawfirm jl.Raya Muaragembong depan kantor Desa Jayasakti menjelaskan selama ini banyak masyarakat yang tidak mampu dan menganggap kalau harus menyewa pengacara itu sangat mahal biayanya bahkan harus merogoh kocek mahal, tapi tak usah khawatir, karena kini banyak pihak yang menawarkan jasa bantuan hukum tanpa dipungut biaya alias gratis.

“Biasanya masyarakat miskin keadaannya lemah saat berhadapan dengan hukum sehingga kerap menerima ketidakadilan dalam sebuah proses hukum, maka dari itu saya siap untuk membantunya,”beber Zaenudin. Rabu (16/11/2022)

Zaenudin SH anak kampung dari Muaragembong ini kini sedang membantu kliennya lewat (Probono) tanpa dipungut biaya alias gratis dan menjadi kuasa hukum dari ketiga korban tindak kekerasan penyiraman air keras yang dilakukan oleh suami korban yang terjadi pada tanggal 26 Juni 2022 silam di Kp. Jagawana RT.004/007 Desa Sukarukun Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, awalnya Jpu hanya menggunakan pasal Perlindungan anak dan UU Kdrt yang ancamannya hanya 6 tahun, kemudian ia meminta kepada JPU agar digunakan pasal 355 KUHP kekerasan berat yang direncanakan dengan hukuman 12 tahun dan percobaan pembunuhan yg ancamannya 15 tahun penjara.

“Dalam sidang kali ini saya menuntut agar yang mulia Hakim menjatuhkan hukuman seberat-beratnya kepada terdakwa pelaku penyiraman air keras tersebut,”tutupnya.

Loading

Bagikan:
error: