
MAKASSAR – Suasana ceria dan penuh energi kreatif menyelimuti sudut Kota Daeng pada Senin (16/3/2026) sore. Bertempat di VERDA Contemporary Cuisine, Jalan Botolempangan No. 51, Vivo Makassar secara resmi memperkenalkan lini terbaru mereka, Vivo V70 Series, melalui sebuah perhelatan eksklusif bertajuk Workshop Photography: V70 FE Traveling Photography.
Acara yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 19.00 WITA ini bukan sekadar peluncuran produk biasa. Bekerja sama dengan komunitas Instanusantara Makassar, Vivo ingin membuktikan bahwa batasan antara fotografi profesional dan fotografi ponsel pintar kini telah melebur. Puluhan fotografer lokal dan traveler berkumpul, memenuhi ruangan dengan antusiasme yang hangat, sejalan dengan konsep “Verda”—hijau dalam bahasa Latin—yang menawarkan atmosfer segar, organik, dan teduh.
Eksplorasi Kreatif di Ruang Terbuka
Dipilihnya VERDA Contemporary Cuisine sebagai lokasi acara memberikan warna tersendiri. Gedung seluas 1800 meter persegi dengan kapasitas hingga 350 orang ini menyediakan berbagai spot estetik, mulai dari area outdoor yang asri hingga rooftop yang menawarkan pemandangan kota. Atmosfer ini menjadi “laboratorium” sempurna bagi para peserta Masterclass Photography untuk langsung menguji ketangguhan kamera portrait Vivo V70 Series.
Tawa dan diskusi hangat pecah saat para peserta mulai mencoba fitur-fitur andalan perangkat tersebut. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah fitur AI Image Expander. Dalam sesi praktik, beberapa peserta terlihat terpukau saat foto yang awalnya terpotong secara komposisi dapat diperluas secara otomatis oleh kecerdasan buatan, menghasilkan bingkai yang lebih sempurna tanpa kehilangan detail.
Ilmu dari Sang Maestro: Shandi Hadi Saputra
Kemeriahan acara semakin memuncak dengan kehadiran Shandi Hadi Saputra, Ketua Komunitas Instanusantara Makassar sekaligus pemenang berbagai penghargaan bergengsi seperti Vivo Imagine 2025 dan OPPO Photography Awards 2025. Dalam sesi berbagi, Shandi tidak hanya memberikan teknik teknis, tetapi juga menanamkan filosofi 3F (Frame, Focus, Feel) dalam memotret.
“Foto liburan yang berkualitas harus memenuhi tiga pilar utama: lokasi yang mudah dikenali melalui landmark atau lanskap unik, objek yang menjadi titik fokus jelas tanpa gangguan latar belakang, dan yang terpenting adalah Good Vibes!,” papar Shandi di hadapan peserta yang menyimak dengan saksama.
Shandi menekankan bahwa Vivo V70 FE dirancang sebagai “Partner Traveling Andalan”. Menurutnya, fitur AI Travel Portrait adalah solusi cerdas bagi pelancong yang sering terkendala cuaca buruk. “Kita bisa mengubah suasana langit atau pencahayaan secara digital agar foto tetap terlihat estetik meski kondisi di lapangan tidak mendukung,” tambahnya.

Bedah Teknologi: Tipis namun Bertenaga
Secara teknis, Vivo V70 Series membawa spesifikasi yang cukup mengguncang pasar kelas menengah-atas. Ponsel ini mengusung Flagship Trendy Design dengan bodi yang sangat ramping, hanya 7.59 mm. Meski tipis, Vivo secara mengejutkan berhasil menyematkan baterai raksasa 7000 mAh BlueVolt Battery, sebuah inovasi pertama untuk lini V Series yang menjamin daya tahan luar biasa bagi para petualang.
Di sektor dapur pacu, perangkat ini ditenagai oleh Dimensity 7360-Turbo yang dipadukan dengan penyimpanan UFS 3.1 yang jauh lebih kencang dibanding generasi sebelumnya. Untuk urusan ketahanan, Vivo V70 Series sudah mengantongi rating IP68 dan IP69, membuatnya tahan terhadap debu, air, bahkan semprotan air bertekanan tinggi.
Namun, bintang utamanya tetaplah konfigurasi kamera. Kamera utama menggunakan sensor 200MP OIS Ultra-Clear dengan ukuran sensor 1/1.56 inci. Sensor besar ini dipadukan dengan AI Aura Light Portrait yang memberikan efek cahaya lembut dan natural. Peserta juga sangat menyukai fitur Multifocal Portrait 85 mm, yang menghasilkan efek bokeh rapi untuk foto close-up yang sinematik.
Membangun Komunitas Lewat Lensa
Kegembiraan tidak berhenti pada materi workshop. Para peserta ditantang untuk mengikuti sesi hunting foto di area VERDA. Dengan pilihan warna perangkat yang menarik seperti Titanium Silver, Ocean Blue, dan Muse Purple, para peserta tampak percaya diri mengeksplorasi setiap sudut gedung.
“Saya sangat senang bisa ikut acara ini. Tidak hanya dapat ilmu baru tentang teknik 3F dari Kak Shandi, tapi saya juga bisa merasakan langsung bagaimana fitur Colour Profile bikin tone warna foto jadi hidup secara instan tanpa perlu edit rumit lagi,” ujar salah satu peserta dari komunitas fotografer lokal.
Menjelang senja, acara ditutup dengan momen yang paling dinantikan: pengumuman tiga pemenang hunting foto terbaik. Sorak-sorai dan tepuk tangan menggema saat para pemenang naik ke atas panggung untuk menerima apresiasi. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan panitia, menandai suksesnya peluncuran Vivo V70 Series di Makassar sebagai perangkat “Dual Portrait Master” yang siap menemani perjalanan para kreator visual di Sulawesi Selatan. [bisot]
