
SEMARANG – Kantor Bea Cukai Tanjung Emas kembali membuat gebrakan dalam pengelolaan aset negara. Bukan soal pemusnahan barang ilegal, kali ini institusi kepabeanan tersebut resmi menyerahkan hibah Barang Milik Negara (BMN) berupa 1.400 karton nampan makanan (foodtray) kepada tiga yayasan sosial di Semarang, Kamis (15/1/2026).
Langkah ini menjadi sorotan karena jumlahnya yang fantastis, yakni mencapai belasan ribu unit perlengkapan makan yang kini siap digunakan untuk menunjang kegiatan sosial dan pendidikan.
Optimalisasi Aset, Bukan Sekadar Administrasi
Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Tri Utomo Hendro Wibowo, memimpin langsung prosesi serah terima yang dihadiri oleh perwakilan Kodam IV/Diponegoro. Ia menegaskan bahwa langkah hibah ini adalah bukti nyata akuntabilitas negara.
“Hibah ini adalah wujud komitmen kami dalam mengelola Barang Milik Negara secara akuntabel sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” ujar Tri Utomo dalam sambutannya.
Menurutnya, aset negara tidak boleh hanya berhenti di catatan kertas atau menumpuk di gudang, melainkan harus memberikan nilai tambah sosial yang produktif bagi masyarakat yang membutuhkan.
Rincian Penerima: Ribuan Unit untuk Operasional Yayasan
Proses hibah ini tidak dilakukan sembarangan. Seluruh barang telah melalui proses penilaian, persetujuan, dan penetapan ketat sesuai ketentuan pengelolaan BMN yang berlaku. Adapun tiga lembaga yang beruntung menerima manfaat tersebut adalah:
- Yayasan Darul Karim Semarang: Menerima porsi terbesar sebanyak 1.131 karton foodtray.
- Yayasan Rumpun Diponegoro: Menerima 220 karton atau setara dengan 11.000 unit foodtray.
- Yayasan Sindoro Cibus Senaputra: Menerima 75 karton foodtray.
Dukungan untuk Fasilitas Sosial dan Pendidikan
Penyerahan simbolis dilakukan dengan penandatanganan berita acara serah terima antara pihak Bea Cukai dan pimpinan masing-masing yayasan. Tri Utomo berharap perlengkapan makan tersebut dapat langsung digunakan untuk memperbaiki fasilitas layanan di yayasan, seperti asrama santri maupun dapur umum sosial.
“Kami berharap hibah ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk mendukung aktivitas sosial dan pendidikan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” tambahnya.
Melalui aksi ini, Bea Cukai Tanjung Emas kembali mempertegas perannya. Tidak hanya sebagai “penjaga gerbang” ekonomi melalui pengawasan dan pelayanan, tetapi juga sebagai institusi pemerintah yang peduli terhadap kesejahteraan sosial melalui pemanfaatan aset negara yang tepat sasaran.
