
BEKASI – Upaya pencarian intensif selama dua hari terhadap korban tenggelam di Kali Bekasi akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad pemuda berinisial GL (25) pada Senin sore (2/2/2026) sekitar pukul 16.50 WIB.
Korban yang merupakan warga Kampung Pangkalan Poncol, Desa Sukamekar, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan ini mengakhiri operasi pencarian yang telah berlangsung sejak Minggu pagi.
Kronologi Kejadian: Berawal dari Niat Mencuci Tangan
Peristiwa nahas ini bermula pada Minggu (1/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, GL bersama rekan-rekannya baru saja menyelesaikan pekerjaan menebang pohon di wilayah Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan.
Saat sedang beristirahat sambil menikmati kopi, korban berjalan menuju tepian kali dekat jembatan untuk mencuci tangan di sebuah perahu. Namun, korban tiba-tiba terpeleset dan tercebur ke aliran sungai. Meski rekan-rekannya sempat berusaha melakukan pertolongan cepat, arus sungai membawa tubuh GL hingga menghilang dari permukaan.
Titik Penemuan Korban
Setelah melakukan penyisiran menyeluruh yang melibatkan Basarnas, relawan Katana, dan unsur masyarakat lainnya, jasad GL akhirnya terdeteksi di wilayah Kampung Belendung, Desa Kedung Pengawas.
- Lokasi Penemuan: Kampung Belendung, Desa Kedung Pengawas, Babelan.
- Kondisi Saat Ditemukan: Meninggal dunia, posisi jasad tersangkut pada perahu milik nelayan setempat.
- Waktu Penemuan: Senin, 3 Februari 2026, pukul 16.50 WIB.
Imbauan Kewaspadaan
Pasca penemuan tersebut, tim gabungan langsung mengevakuasi jasad korban untuk diserahkan kepada pihak keluarga agar dapat segera dimakamkan.
Insiden tragis ini kembali menjadi pengingat keras bagi masyarakat Bekasi akan bahaya arus sungai. Pihak berwenang mengimbau warga agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan ekstra saat beraktivitas di sepanjang bantaran Kali Bekasi guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
