‎Oknum Kepala Cabang Pembantu Perumda Tirta Bhagasasi Diduga Kabur Dari Tanggung Jawab

IMG 20260617 WA0078

‎SINGKAP NEWS | BEKASI– Pemasangan air PDAM perumahan cluster Adinda Indah yang berlokasi di Desa Kedung Jaya, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi Diduga dilakukan secara Ilegal oleh Oknum PDAM Cabang Babelan. Pasalnya sudah hampir 2 tahun sampai saat ini Id Pelanggan belum juga terpasang.

‎Dikatakan Oleh H Nanang pemilik perumahan Cluster Adinda bahwa pada tahun 2024 sudah melakukan pembayaran administrasi untuk biaya sambungan langganan dengan jumlah 10 Unit kepada pihak PDAM Cabang Babelan. Dengan membayar melalui transfer ke rekening atas nama Iwan Saputra.

‎”Saya sudah selesaikan biaya administrasi sambungan langganan itu total 10 unit di tahun 2024. Itupun saya bayar melalui transfer ke rek Iwan Saputra, tapi Sambungan langganan yang terdaftar hanya 3 unit saja , yang 7 unit sampai saat ini Id Pelanggan tidak ada padahal saya sudah melunasi nya untuk biaya administrasi”, Ungkapnya.

‎Lanjutnya, Dirinya merasa kecewa dengan salah satu pelaksana kegiatan dari Oknum PDAM Cabang Babelan yang diduga tidak bertanggung jawab atas pekerjaan nya.

‎”Sudah saya tanyakan berkali-kali sampai nomor saya seperti nya di blokir dengan beliau, padahal saya ingin meminta kejelasan dari pekerjaan dia. Saya sudah bayar semua tapi dia tidak menyelesaikan pekerjaan nya. Saya akan laporkan ini karena kami ini konsumen yang ingin menjadi pelanggan PDAM yang terdaftar, akan tetapi oknum tersebut menghindari dari tanggungjawab dari pelaksanaan pekerjaan nya,” jelasnya.

‎Disisi lain, Iwan Saputra pelaksana kegiatan dari PDAM Cabang Babelan yang kini menjadi Kepala Cabang Pembantu Perumda Tirta Bhagasasi Setia Asih saat dikonfirmasi awak media mengatakan bahwa sudah rapi tinggal menunggu SPK karena waktu itu handphone rusak.

‎”Oh itu sudah rapih, tinggal SPK nya , ya waktu itu hp saya rusak nomor hilang semua saya lalai dengan Hp, dan tambah lagi saya sudah pindah waktu itu juga saya sudah telpon H Nanang nya kata beliau “iy wan ditunggu”, Singkatnya.

‎Dalam pantuan team media Singkapnews.com ketika awak media konfirmasi meminta Id pelanggan yang terdaftar dijanjikan besok dan sampai saat ini konfirmasi lanjut dari awak enggan dibalas melalui pesan WhatsApp oleh Iwan Saputra pelaksana kegiatan sambungan langganan. Dan dilokasi perumahan Cluster Adinda Indah meteran air sudah pada hancur diduga alat meteran air tersebut bukan standar dari Perumda Tirta Bhagasasi . (SAR)

Bagikan:
error: