
Poto : ilustrasi/net
SINGKAP NEWS | BEKASI – Peristiwa tragis terjadi di sebuah toko bangunan kawasan Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Rabu (27/5/2026) siang.
Seorang pria berinisial AFH (44) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di dalam toko material miliknya, sementara sang istri ditemukan tergeletak lemah dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kapolsek Babelan, Kompol Wito SH MH bersama anggota piket fungsi langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan warga sekitar pukul 14.10 WIB. Polisi kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan tim identifikasi Polres Metro Bekasi.
Peristiwa memilukan itu pertama kali diketahui oleh anak korban, Bahisul Firdaus, yang datang ke toko milik orang tuanya sekitar pukul 13.00 WIB untuk berganti pakaian.
Saat tiba di lokasi, ia melihat rolling door toko dalam keadaan terbuka. Namun saat masuk ke dalam, saksi dibuat syok setelah melihat ayahnya sudah tergantung menggunakan tali tambang di area dapur toko. Sementara ibunya ditemukan tergeletak dalam kondisi masih bernapas.
“Pelapor kemudian meminta bantuan warga untuk mengevakuasi ibunya ke RS Ananda Babelan sebelum petugas kepolisian tiba di lokasi,” ujar Kanit Reskrim Polsek Babelan AKP Syafwardi ZA SH.
Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan sejumlah saksi, polisi menduga korban nekat mengakhiri hidup akibat tekanan ekonomi dan persoalan utang pribadi, termasuk pinjaman online.
Petugas juga menemukan dugaan adanya tekanan penagihan yang terus dialami korban dalam beberapa waktu terakhir.
Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman guna memastikan seluruh fakta terkait peristiwa tersebut.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa tekanan ekonomi, utang, dan persoalan mental dapat berdampak serius apabila tidak ditangani dengan baik.
Masyarakat diimbau untuk tidak menghadapi persoalan hidup sendirian dan segera mencari bantuan keluarga, tokoh masyarakat, maupun layanan profesional ketika mengalami tekanan berat.
Polisi juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan layanan pinjaman online serta menghindari utang yang tidak sesuai kemampuan finansial.
Saat ini, jenazah korban telah ditangani pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut, sementara sang istri masih menjalani perawatan medis di RS Ananda Babelan. (Tim)

